5 DEFINISI PSIKOLOGI MENURUT BEBERAPA AHLI
1. Knight and Knight
Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari secara sistematis tentang pengalaman dan
tingkah laku manusia dan hewan, normal dan abnormal, individu atau
social.
2. George
Berkeley
Psikologi
adalah ilmu tentang penginderaan (persepsi).
3.
Plato dan
Aristoteles
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang hakikat jiwa serta prosesnya
sampai akhir.
4.
John Broadus
Watson
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku tampak ( lahiriah )
dengan menggunakan metode observasi yang objektif terhadap rangsangan dan
jawaban ( respon ).
5.
Woodworth
dan Marquis
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas individu sejak dari dalam
kandungan sampai meninggal dunia dalam hubungannya dengan alam sekitar.
2 AHLI DI BIDANG PSIKOLOGI
ERIK ERIKSON
Erikson
menjadi terkenal karena upayanya dalam mengembangkan teori tentang tahap
perkembangan manusia yang dirintis oleh Freud. Erikson menyatakan bahwa
pertumbuhan manusia berjalan sesuai prinsip epigenetik yang menyatakan bahwa
kepribadian manusia berjalan menurut delapan tahap.Berkembangnya manusia dari
satu tahap ke tahap berikutnya ditentukan oleh keberhasilannya atau
ketidakberhasilannya dalam menempuh tahap sebelumnya. Pembagian
tahap-tahap ini berdasarkan periode tertentu dalam kehidupan manusia: bayi (0-1
tahun), balita (2-3 tahun), pra-sekolah (3-6 tahun), usia sekolah (7-12 tahun),
remaja (12-18 tahun), pemuda (usia 20-an), separuh baya (akhir 20-an hingga
50-an), dan manula (usia 50-an dan seterusnya).
Masing-masing
tahapan juga memiliki tugas perkembangan sendiri yang bersifat psikososial.
Piaget
menjabat sebagai profesor psikologi di Universitas Geneva dari 1929 hingga 1975
dan ia paling terkenal karena menyusun kembali teori is perkembangan kognitif
ke dalam serangkaian tahap, memperluas karya sebelumnya dari James Mark
Baldwin, menjadi empat tahap perkembangan yang lebih kurang sama dengan (1)
masa infancy, (2) pra-sekolah, (3) anak-anak, dan (4) remaja. Masing-masing
tahap ini dicirikan oleh struktur kognitif umum yang mempengaruhi semua
pemikiran si anak (suatu pandangan strukturalis yang dipengaruhi oleh filsuf
Immanuel Kant). Masing-masing tahap mewakili pemahaman sang anak tentang
realitas pada masa itu, dan masing-masing kecuali yang terakhir adalah suatu
perkiraan (approximation) tentang realitas yang tidak memadai. Jadi,
perkembangan dari satu tahap ke tahap yang lainnya disebabkan oleh akumulasi
kesalahan di dalam pemahaman sang anak tentang lingkungan nya; akumulasi ini
pada akhirnya menyebabkan suatu tingkat ketidakseimbangan kognitif yang perlu
ditata ulang oleh struktur pemikiran.
Keempat
tahap perkembangan itu digambarkan dalam teori Piaget sebagai
1. Tahap sensorimotor: dari lahir hingga 2 tahun (anak
mengalami dunianya melalui gerak dan inderanya serta mempelajari permanensi
obyek)
2. Tahap pra-operasional: dari 2 hingga 7 tahun (mulai
memiliki kecakapan motorik)
3. Tahap operasional konkret: dari 7 hingga 11 tahun (anak mulai
berpikir secara logis tentang kejadian-kejadian konkret)
4. Tahap operasional formal: setelah usia 11 tahun
(perkembangan penalaran abstrak).
SUMBER
Ahmadi Abu
H. Drs. 2009. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Fauzi Ahmadi
H. Drs. 1997. Psikoloi Umum. Bandung: Pusaka Setia
Sarwono
Sarlito Wirawan. 2000. Pengantar Umum Psikologi. Jakarta: Bulan Bintang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar